Tips Memilih Pembalut yang Aman untuk Daerah Kewanitaan

Tips Memilih Pembalut yang Aman untuk Daerah Kewanitaan

Pembalut menjadi kebutuhan utama bagi seorang wanita, terutama ketika mereka sedang mengalami menstruasi. Sekarang ini, banyak produk pembalut dengan beragam jenis dan merek. Karena pentingnya fungsi pembalut dan besentuhan langsung dengan miss V, maka Anda perlu selektif dalam memilihnya.

  1. Jangan Memilih Pembalut yang Tampak Berkilau

Melihat pembalut yang mengkilap mungkin kita akan mengira jika pembalut itu memiliki kebersihan yang sangat bagus. Padahal, pembalut yang mengkilap atau berkilau biasanya mengandung zat pemutih atau klorin. Zat inilah yang akan menimbulkan bahaya bagi kesehatan organ kewanitaan Anda.

Sebelum membeli pembalut, pastikan terlebih dahulu pada komposisi yang tertera dalam kemasan pembalut, apakah mengandung klorin. Jika Anda tidak begitu memahami dengan membaca komposisi, maka Anda bisa melihat dari tampilan fisiknya. Akan lebih baik jika Anda menghindari pembalut yang tampak berkilau.

  1. Hindari Pembalut dengan Pengharum

Ketika sedang haid, aroma daerah kewanitaan pastilah tidak sedap sehingga membuat beberapa dari kita memilih pembalut yang memiliki aroma wangi. Padahal, cara ini justru dapat menyebabkan bahaya, terlebih bagi Anda yang memiliki kulit sensitif. Adanya kandungan pengharum dapat menyebabkan terjadinya iritasi pada kulit.

Apabila iritasi terjadi maka bisa membahayakan kesehatan organ kewanitaan Anda. Oleh karena itu, hindari pemilihan pembalut yang memiliki pengharum. Hal ini bisa dilakukan dengan membaca komposisi secara lebih cermat. Biasanya akan ada keterangan parfume pada komposisi jika pembalut itu mengandung pengharum.

  1. Pilih Pembalut dengan Daya Serap Tinggi

Setiap pembalut memiliki kemampuan daya serap yang berbeda-beda. Anda harus memastikan bahwa pembalut yang dipilih memiliki daya serap tinggi agar darah yaang keluar bisa ditampung dengan baik dan tidak mengalami kebocoran. Hal ini tentunya sangat bermanfaat bagi Anda yang memiliki banyak aktivitas gerak.

Biasanya, pada 3 hari pertama, darah haid yang keluar akan lebih banyak dibanding hari-hari berikutnya. Dengan demikian, Anda bisa menyesuaikan kemampuan daya serap berdasarkan banyak tidaknya darah yang keluar. Untuk antisipasi kebocoran karena banyak bergerak, Anda juga bisa memilih pembalut yang bersayap.

  1. Rajinlah Mengganti Pembalut

Meskipun Anda telah memilih pembalut yang paling aman, paling bagus ataupun paling mahal sekalipun, percuma rasanya jika Anda tidak tahu bagaimana cara penggunaan yang baik. Oleh karena itu, rajinlah untuk mengganti pembalut, paling lama 6 jam sekali karena bisa menimbulkan berbagai bahaya bagi vagina wanita.

Darah menstruasi bersifat basa sehingga bisa menjadi sarang pertumbuhan bakteri dan jamur. Belum lagi dengan kelembapan area kewanitaan yang membuat bakteri dan jamur akan berkembang lebih cepat. Apabila hal ini terus dibiarkan maka bisa menjadi infeksi atau penyakit kelamin. Anda pasti tidak ingin, bukan?

Demikian beberapa tips memilih pembalut yang aman untuk daerah kewanitaan. Untuk mendapatkan informasi menarik dan bermanfaat lainnya, Anda bisa mengunjungi Orami Magazine di orami.co.id.